Postingan

Saus Cabe dan Saus Tomat

Gambar
            Manusia adalah makhluk yang unik, ia mempunyai karakter-karakter tersendiri seperti yang suka pedas dan yang gak suka pedas bukan tidak bisa makan pedas ya tapi tidak suka pedas. Alasan-alasannya juga unik, alasan bagi yang suka pedas karna pedas itu menantang dan alasan bagi yang tidak suka pedas karna malas kalau sakit perut lalu berurusan dengan kamar mandi.             Alkisah, berjodohlah dua keperibadian yang berbeda ini, meskipun masih banyak karakter yang berbeda antara mereka, kita tetap bahas tetap kepedasan. Yang satu makan saus cabe banyak-banyak, yang satu makan saus tomat sikit aja. Di dalam rumah tangga, ketidaktauan antara salah satu dari mereka akhirnya terjadi.             Yang suka makan pedas membeli makanan yang super pedas untuk yang tidak suka makan pedas, karna baru nikah, yang tida...

Wanita Solehah

Gambar

Cinta Tak Lagi Di sini - Part One

            Nurmala berlari dengan sangat kencang, larian yang lebih cepat dari biasanya. Ia melewati pohon-pohon, belukar dan daun rumput yang ada. Tujuannya satu, bertemu sahabat baiknya Asfar. Rumah Asfar sudah nampak di mata Nurmala. Tersenyum lega karena mau sampai, Nurmala makin percepatkan lariannya.             Di hadapan rumah Asfar, Nurmala kehabisan nafas, sambil mencoba mengatur kembali nafas yang hilang, tangannya pun pencet bel yang ada di samping pagar. Keluarga Asfar termasuk golongan mampu di kampungnya. Sehingga rumah di hadapan Nurmala ini bisa dikatakan sangat besar. Bibi yang ada di dalam pun keluar menuju pagar. “ Oh Mala, mau ketemu Tuan Asfar ya?” Nurmala mengangguk kecapean. “ Masuk Mala, Tuan Asfar memang menunggu kedatangan Mala”. Nurmala masih tidak mampu berkata apa-apa karena kecapean, ianya cuma bisa mengikuti bibi menuju ke tempat Asfar. Nurmala dan Asfar sat...

Karena Tuhan Tak Pernah Melupakan Kita - Full Story- Happy Ending

" Kau tau takdir itu apa?" Suara lembut itu terdengar perlahan. Matanya mulai memancarkan sinar kelam. "Aku tak mau percaya dengar takdir". Suara itu menghentikan kata-kataku yang akan menjelaskan pertanyaannya. Matanya kembali melihat laut yang terbentang di hadapan kami. Sari Intan Zulaika, yang senang dipanggil dengan Zulaika itulah pemilik suara lembut tadi. Zulaika terdiam, sepertinya ada sesuatu yang bening di pelupuk matanya. Aku terkesima, kenapa Zulaikha menanggis. Sambil tertunduk melihat tanah, Zulaika seakan mau melanjutkan kata-katanya. "Aku akan menikah dua minggu lagi, semua tau itu. Bahkan kau juga tau akan itu kan?" kini matanya melihatku meminta jawaban. Aku mengangguk kepalaku mengiyakannya. Air bening di pelupuk matanya mengalir deras. "Semua tau aku akan menikah, tetapi kenapa dia meninggalkanku begitu saja" Lantas tangannya menutup muka. Ia terisak-isak di hadapan laut. Di tempat biasa pertemuan kami. Ia menumpahkan se...

Beliau Tak Romantis Tapi Sweet

Cinta.... Inilah akan aku ungkapkan.... Tentang cintanya padaku.... Sebetulnya aku tau, hatinya memang keras untuk menampakkan hal yang berkaitan cinta. Tapi ia mampu membuktikan dengan perbuatannya.... "Abang, adek lapar". Rintihku sambil memegang perut. "Oke sayang, abang akan masakkan yang spesial untuk sayang" Lalu ia pun mulai mengerjakan pekerjaan dapur. Mulai dari cing cang sampai memasak semua ia lakukan. Dan serius hasilnya luar biasa. Itulah cinta yang ada darinya untukku. Hanya untukku seorang. Dan sebenarnya beliau cukup menyanyangiku tapi aku tak dapat sinyalnya, karna sayang darinya bagiku seperti mengontrol. Akhirnya aku tau itu semua dilakukan demi kebaikan aku. Jelas-jelas hasil dari pikirannya yang selama ini aku anggap mengontrol ku itu benar. Bayangkan sosok itu, yang tak bisa mengungkapkan cintanya dengan hadiah romantis, mawar merah dan kekayaan uang, tapi beliau berusaha mengungkapkan cintanya melalui usahanya. Usaha untuk membina ...

Izinkan Aku Mencuba Lagi

Aku seperti ingin menanggis, sedih yang tak terbayangkan. Ini menyentuh dengan mimpi dan impian. Akhir-akhir ini aku seakan bermimpi ingin menjadi penjahit. Aku mulai suka melihat kain yang dah dijahit. Dari segi fashion mulai kerapian dan style dari pakaian tersebut aku tak lepas untuk mengamatinya. Dan aku mulai membuat impian untuk menjadi penjahit ptofesional walaupun sekarang aku tak pernah menjahit sekalipun tapi aku percaya belajar sekarang mungkin hasil lima tahun ke depan aku akan berhasil jadi profesional. Oke dah sekarang aku mulai menjahit tudung, sebelum menjahit aku potong kain dulu. Apa yang terjadi adalah gunting tumpul, semakin aku potong semakin tak sama dan kain yang tadi panjang pun jadi pendek. Aku nak je menanggis. Itu kan yang orang pesan, Tak kan aku nak hancurkan macam tu je. Aku seakan mula bertanya-tanya apakah aku memang takde bakat menjahit atau esok aku beli gunting yang lebih tajam. Memang aku takut untuk mencuba potong kain tudung tu lagi takut sem...

Zon Melelahkan

Aku sekarang rasa macam duduk di zon yang berbahaya. Zon takut, zon yang mesti hati-hati. Semuanya sangat buat aku rasa tak selesa. Zon yang banyak alasan, yang lambat buat kerja, yang tak dengar kata dan asyik melawan kata. Dari dulu aku tak pernah mimpi akan berada dalam zon ini. Baru bahagia dah mula sampai zon ini, baru ok sikit dah mula jadi macam zon di atas tadi. Padahal aku cuba belajar untuk jauh-jauh dari zon yang diatas itu. Aku belajar untuk tak marah, belajar jujur, belajar jimat duit, belajar dengar kata, belajar sabar. Akhirnya segala yang aku impikan macam terbakar sampai menjadi debu. Artinya tak jadi kenyataan. Aku upayakan diriku sebaik mungkin, upaya untuk berdikari, tak takut sesuatu, segalanya buat sendiri tapi yang aku hadapi adalah orang yang paranoid, yang suka halang aku ini itu. Takut berlebihan sehingga kan keinginanku terpaksa aku hentikan. Masing-masing punya pengalaman sendiri, pengalaman yang tak mengenakkan semua bagi aku rasa, jangan ini sebab ...